Memasyarakatkan Bahasa Inggris Untuk indonesia Yang Lebih Maju di Era Globalisasi.

Selamat Belajar demi indonesia yang Maju

Rabu, 31 Desember 2014

The Past continuous tense

Apa kabar teman-teman bahasa Inggris online? Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja. Saat ini saya akan mencoba menjelaskan mengenai past continuous tense. Past continuous tense digunakan untuk kegiatan yang terjadi dalam sebuah periode waktu. Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan di bawah ini:


1.   Kita bisa menggunakan past continuous tense untuk menyatakan suatu kegiatan yang sedang terjadi dimasa lampau dan pada saat kejadian itu terjadi ada kejadian/kegiatan lain yang menyela, memutus atau menginterupsi kejadian yang sedang terjadi tersebut. Kejadian yang sedang terjadi tersebut adalah dalam bentuk past continuous tense dan merupakan aktifitas yang lebih lama atau longer action. Peristiwa yang menyela atau memutus kejadian utama (past continuous tense) dibuat dalam bentuk simple past tense.

Contoh:
I was watching TV when she called.
When the phone rang, she was writing a letter.
While John was sleeping last night, someone stole his car.
Note: Pengetahuan anda tentang simple past tense sangatlah diperlukan.
2.   Past continuous tense juga bisa digunakan untuk menyatakan dua kegiatan atau lebih yang terjadi secara pararel dan terjadi pada waktu yang sama.

Contoh:
While he was making dinner, I was studying.
You were listening to music while he was talking.
Ellen was reading while John watching TV.
Pada contoh “while he was making dinner, I was studying” terdapat dua kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu “making dinner” dan “studying”. Begitu juga pada contoh-contoh lainnya.
Untuk membuat kalimat past continuous tense kita menggunakan bentuk ke 2 dari is, am, dan are yaitu;

Is, am ----------- was
Are ------------- were
Setelah was/ were  kita masukan verb + ing.
Contoh:
I was walking while she was running.
She was eating when I called.
While they were talking, the man took their picture.
Untuk membuat kalimat negative, teman-teman bisa menambahkan “not” setelah “was/were”.

When VS. While
Dalam past continuous tense kita sering memakai when/while. Jika kita memakai when  maka kalimat yang kita letakkan sesudah when  adalah dalam bentuk simple past tense. Jika kita memakai while  maka kalimat yang kita letakkan adalah dalam bentuk past continuous tense.
Contoh;
When
 She was talking when I took her picture.
When they came, I was sleeping.
Note: Jika kita meletakkan when  pada awal kalimat seperti pada contoh ke dua di atas, maka jangan lupa meletakkan  koma (,).
While
I called my mother while she was watching TV.
While my mother was watching TV, I called her.

Share:

Be going to

Sebelumnya kita telah membahas  mengenai simple future tense . Sekarang kita akan membahas mengenai be going to. Banyak orang yang bingung mengenai penggunaan be going to, hal ini dikarenakan be going to bisa bermakna future dan tentunya hampir mirip dengan simple future tense. Agar tidak membingungkan, perhatikan tabel di bawah ini yang berisikan tentang perbedaan mengenai be going to dan simple future tense


Simple Future Tense
be going to
  1. Peristiwa yang akan kita kerjakan  tanpa perencanaan sebelumnya dengan kata lain secara spontan
  2. Untuk memprediksikan sesuatu akan tetapi tanpa obserfasi terlebih dahulu atau tanpa ada hal-hal atau bukti yang mendukung prediksi kita itu benar-benar akan terjadi
  1. Perisitwa yang akan dikerjakan telah direncanakan sebelumnya .

  1. Untuk memprediksikan sesuatu dengan adanya obserfasi atau hal-hal yang mendukung bahwa prediksi kita itu akan benar-benar terjadi.

 Perhatikan gambar di bawah ini;




She is going to have a baby.






Pada gambar di atas, kita ketahui bahwa wanita itu sedang hamil. Oleh karena itu bila kita ingin mengatakan bahwa "wanita itu akan mepunyai seorang bayi." kalimatnya harus menggunakan "be going to" tidak boleh memakai "will", "she is going to have a baby". 

   Contoh Kalimat
Positif
I am going to come to your house.
You are going to come to my house.
They are going to come to my house.
We are going to come to your house.
She is going to come to my house.
He is going to come to my house.
It is going to come to my house.
Pertanyaan
Are you going to come to my house?
Are they going to come to my house?
Is she going to come to my house?
Are we going to come to his house?
Is he going to come to my house?
Is it going to come to my house?
Negatif
I am not going to come to your house.
You are not going to come to my house.
They are not going to come to my house.
We are not going to come to your house.
She is not going to come to my house.
He is not going to come to my house.
It is not going to come to my house.
Answer
Yes, I am/No, I am not
Yes, they are/ No, they are not
Yes, she is/No, she is not
Yes, we are/ No, we are not
Yes, he is/ No, he is not
Yes, it is/ No, it is not


+: Subjek + is/am/are + going to + V1
-: Subjek + is/am/are + not + going to + V1
?: is/am/are + Subjek + going to + V1 
Contoh lain:
What are you going to do? I’m going to eat.
Where  is she going to go? She’s going to the hospital.
What time are they going to have lunch? They’re going to have lunch at 12.

Share:

Since, already, yet and for

Berikut ini penjelasan mengenai since, for, yet dan already yang sering kita pakai dalam present perfect tense:
Already
Dalam present perfect tense, already mempunyai makna bahwa sesuatu itu terjadi lebih awal dari yang kita harapkan. Kata “already” diletakkan setelah “has/have” dan sebelum kata kerja utama.

Contoh:
We’ve already had our breakfast.
Do you want a cup of tea? No, thanks. I’ve already had one.
Yet
Dalam present perfect tense, yet mepunyai makna sesuatu itu telah terjadi dan bisa juga belum terjadi.
Contoh:
Has John arrived yet?
Have you done your homework? Not, Yet.
Since
Since adalah kata keterangan yang sering dipakai dalam present perfect tense. Dalam bahasa Indonesia mempunyai arti “sejak/semenjak/dari/”. Pada present perfect tense, kata since digunakan untuk menjelaskan kapan suatu kegiatan itu dimulai.
Contoh:
I have lived in Jambi since 1990.
For
Dalam Present perfect tense for digunakan untuk menjelaskan periode waktu suatu kegiatan itu dilakukan dengan kata lain berapa lama kegiatan itu telah terjadi. Misalnya: for 2 hours, for 10 minutes.
Contoh:
Tono has slept for 2 hours.


Share:

The Present Perfect Tense

Saat ini saya akan menjelaskan mengenai present perfect tense. Sesuai dengan judul artikel kali ini “what is present perfect tense?” maka ada baiknya kita membahas  dulu apakah present perfect tense itu dan kapan kita menggunakannya.
Present perfect tense adalah salah satu tense yang sangat penting dalam bahasa Inggris dan present perfect tense adalah salah satu tenses yang sangat simple dalam hal struktur atau formasi kalimatnya. Akan tetapi kebanyakan orang masih bingung tentang kapan kita bisa menggunakan present perfect tense.
Present perfect tense digunakan untuk:

Menyatakan kegiatan yang dilakukan di masa lampau akan tetapi sampai saat ini kita masih melakukannya.
Contoh:
I have lived in Jambi since 1980. = Saya sudah tinggal di Jambi sejak 1980.
He has slept for 2 hours= Dia sudah tidur selama dua jam.
Pada contoh kalimat “I have lived in Jambi since 1980” menyatakan bahwa si subjek mulai tinggal di Jambi sejak tahun 1980, dan sampai saat ini si subjek  masih tinggal di Jambi. Inilah yang dimaksud dengan “Mulai dikerjakan pada masa lampau dan sampai saat ini masih dilakukan/dikerjakan aktifitasnya.”
Pada contoh “He has slept for 2 hours” menyatakan bahwa subjek mulai tidur dua jam yang lalu, dan pada saat kalimat ini dinyatakan subjekpun masih tidur.
Contoh lain:
I have been a lawyer since 1998.
Kalimat ini  menyatakan bahwa subjek sudah menjadi pengacara sejak tahun 1998 dan sampai saat inipun subjek masih seorang pengacara.
Simple present tense untuk fungsi yang ke dua ini biasanya sering menggunakan kata “since atau for”.

Untuk menyatakan kegiatan yang dikerjakan pada masa lampau dan sudah selesai atau tidak dikerjakan lagi akan tetapi masih memiliki efek pada masa sekarang atau present.
Contoh:
I have eaten. = Saya sudah makan
Pada kalimat ini, subjek sudah selesai makan akan tetapi subjek masih merasakan efek dari kegiatannya “eaten/makan” yaitu merasa kenyang.
Semoga teman-teman bahasa Inggris online sudah paham kegunaan present perfect tense.
Pola kalimat
Pola kalimat present perfect tense ini sangat simple. Menggunakan “have/has” yang mempunyai arti “sudah” kemudian memakai kata kerja bentuk ke tiga/V3/past participle

Positif/affirmative
I/you/we/they + have + V3
She/he/it +  has + V3
John + has + v3
Shinta + has + V3
John and Shinta +  have + V3
Contoh:
I have written short stories since 1996.
They have ever made brownies.
Cyntia has never played soccer.
My mother has lived in America since 2010.

Negatif
Subjek + have/has + not + past participle/v3

I haven’t eaten.
She has not slept.
They haven’t got up.
Note: Perlu diketahui bahwa dalam kalimat negatif, kata  “has not/hasn’t dan have not/haven’t” mempunyai arti “belum”.

Pertanyaan
Have/has + Subjek + V3/past participle + ?
Contoh:
Have you ever stayed in a hotel? Yes, I have/No, I have not
Has your mother got up? Yes, she has/ No, she has not.
Have the students done their homework? Yes, they have/No, they have not.

What have you eaten? I have eaten watermelon
How long has your mother slept? She has slept for 4 hours.
How long have they lived in Jambi? They have lived in Jambi for 10 years.

Been

Dalam simple present tense kita mengenal adanya is, am, dan are. Dalam simple past tense  kita mengenal adanya was dan were. Pada present perfect tense kita mengenal adanya “been”.
Been adalah bentuk ke 3/past participle dari is, am, are.


Verb 1                    Verb 2                      Verb 3
Is, am                      was                             been
Are                          were                           been

Contoh kalimat:
I am a teacher. (simple present tense)
I was a teacher. (simple past tense)
I have been a teacher since 1995. (present perfect tense).
Semoga penjelasan saya ini bisa dipahami dan bermamfaat untuk kita semua. Terima kasih.
Share:

Past Future Tense

Pada materi sebelumnya kita sudah membahas simple future tense , sekarang kita membahas past future tense. Past future tense sesuai dengan namanya "past" berarti berkaitan dengan masa lampau. Past future tense digunakan untuk menyatakan kegiatan yang akan dikerjakan tetapi pada masa lampau. Gimana? bingung ya? sekarang perhatikan ilustrasi berikut ini:

"Kemarin Toni ingin mengajak saja pergi nonton, akan tetapi tidak jadi karena pada saat itu saya akan pergi menemani ibu saya belanja." 
Kalimat di atas menceritakan kejadian di masa lampau, yaitu "kemarin". Pada kejadian masa lampau di atas ada kalimat "saya akan pergi menemani ibu saya belanja" nah...ini adalah past future tense. Semoga bisa dipahaminya makna dari past future tense. 
Pada simple future tense, kita menggunakan "will dan shall". Pada past future tense  kata "will" diganti menjadi "would" dan "shall" diganti menjadi "should"
Rumus
Positif         = Subjek + would/should + V1
Negatif       =  Subjek + would/should + not + V1
Pertanyaan = Would/should + Subjek + V1 + ?
Contoh kalimat  
+ :   I would buy a new car.
- :   I Would not buy a new car.
? : Would you buy a new car? yes, I would/ No, I would not
+ :  She would come to his house.
- :  She would not come to his house 
?:  Would she come to his house? yes, she would/no, she would not





Share:

The Simple Future Tense

Teman-teman mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah simple future tense. Ini adalah salah satu tenses dalam bahasa Inggris. Kapankah kita menggunakan simple future tense?
1. No plan
Kita menggunakan simple future tense ketika kegiatan yang akan kita lakukan tersebut tidak kita rencanakan sebelumnya dengan kata lain kita memutuskan akan melakukan suatu kegiatan itu secara spontan tanpa ada rencana sebelumnya.
Contoh:
Wait! I’ll buy some drinks.
Maybe We’ll stay at home and watch TV tonight.
Kata “think” juga sering digunakan dalam simple future tense.

Contoh:
I think I will go home.
I don’t think I will buy a car.
I think I will have a holiday next year.
2. Prediction
Kita juga bisa menggunakan simple future tense untuk memprediksikan sesuatu dan kita hanya mengatakan apa yang ada dipikiran kita mengenai sesuatu yang akan terjadi. Biasanya tanpa memiliki bukti atau hal-hal yang bisa mendukung prediksi kita itu akan benar-benar terjadi.
Contoh:
It will rain tomorrow.
People won’t go to Jupiter before 21st century.
Cara membuat kalimat simple future tense
Dalam pembuatan kalimat dengan bentuk simple future tense kita menggunakan modal auxiliary “will dan shall” yang mempunyai arti “akan”.
Will bisa dipasangkan dengan semua jenis subjek (I, you, we, they, she, he, it) sedangkan “shall” hanya boleh dipasangkan denga subjek “I dan we” saja. Perlu selalu diingat bahwa kata kerja yang dimasukan setelah will/shall adalah V1
I----------- will/shall…
You------- will …
We ---------- will/shall…
They --------- will …
She ------------ will …
He -------------- will …
It --------------- will …
Rumus:
Positif :   Subjek + will + V1
Contoh Kalimat
I will sleep. = Saya akan tidur.
They will work. = Mereka akan bekerja.
Rina will eat before me. = Rina akan makan sebelum saya.
Negatif: Subjek + Will not/won’t + V1
Contoh:
I won’t sleep.
They won’t work.
Rina won’t eat before me.
Pertanyaan: Will/shall + Subjek + V1
Contoh;
Will you sleep? Yes, I will/No, I will not/No, I won’t
Will they work? Yes, They will/No, They will not.
Will Rina ear before me? Yes, She will/ No, She will not.
Contraction
I will/shall         = I’ll
You will            = You’ll
We will/shall     =  we’ll
They will           = They’ll
She will             = She’ll
He will              = He’ll
It will                = It’ll

Simple future tense dengan menggunakan “be”
Kita bisa membuat kalimat simple future tense dalam bentuk nominal atau  dengan menggunakan “be”. Caranya gampang sekali, tinggal meletakkan “be” setelah will/shall.
Contoh:
I will be late. (saya akan terlambat)
Will you be at home tomorrow? (Akankah kamu ada dirumah besok?)
She’ll be in Jakarta tomorrow.


Share:

Was and Were

Pada materi sebelumnya telah dibahas mengenai simple past tense dalam bentuk  verbal sentence  sekarang kita akan membahas  simple past tense yang memakai "was dan were" atau dengan kata lain dalam bentuk nominal sentence. Jika dalam simple present tense kita mengenal adanya  is, am, are  maka dalam simple past tense kita mengenal adanya "was dan were". Saya yakin semua sudah pada mengetahui bahwa dalam simple past tense kita menggunakan verb bentuk ke 2, dan bentuk kedua dari is, am, are adalah was dan were.

is, am  --------------- was
are     ---------------- were
Contoh:
Simple present tense                                   simple past tense
I am a student.                                                I was a student.
She is clever.                                                  She was clever.
Toni is in the bedroom.                                   Toni was in the bedroom 2 hours ago.

Perhatikan contoh di atas, jika kita mengatakan "I am a student" berarti sekarang ini si subjek memang seorang pelajar, jika kalimat "I was a student" berarti sekarang si subjek bukan seorang pelajar lagi dengan kata lain si subjek mengatakan bahwa pada masa lampau ia adalah seorang pelajar.
"Toni is in the bedroom" berarti sekarang ini memang Toni sedang berada di kamar. "Toni was in the bedroom 2 hours ago" berarti dua jam yang lalu Toni ada di kamar sekarang dan sekarang tidak lagi.

I ------ was
you/we/they ----------------- were
she/he/it -----------------------was
Toni -------------------------- was
Shinta ------------------------ was
Toni and Shinta ------------------ were
The boy ------------------------ was
The boys ------------------------were
The student --------------------- was
The students ---------------------- were
Contoh kalimat
Positif
I was a doctor in 1995.
She was sick yesterday.
They were late.
Toni was happy.
Toni and Shinta were happy.
Negatif
I was not a doctor in 1995.
She was not sick yesterday.
They were not late.
Toni was not happy.
Toni and shinta were not happy.
Pertanyaan
Were you a doctor in 1995? Yes, I was/No, I was not
Was she sick yesterday? Yes, She was/ No, she was not
Were they late? Yes, They were/ No, they were not.
Was Toni happy? Yes, he was/ No, he was not
Were Toni and Shinta happy? Yes, they were/ No, they were not
Where were you yesterday? I was at home.
What was she 2 years ago? She was a doctor.


Share:

Total Tayangan Halaman

Sponsor